Bertahun-tahun konten ekstrem, Bobon Santoso pilih pensiun dari YouTube, 18 juta subs dijual Rp20 M
YouTubers Bobon Santoso seolah mengikuti jejak Farida Nurhan, yakni memutuskan menjual channel YouTube.
Channel YouTube dengan 18 juta subscribers jual dengan harga Rp 20 Miliar.
Jagat media sosial mendadak geger setelah kreator konten kuliner Bobon Santoso menyampaikan rencana besar yang mengejutkan.
Sosok yang selama ini identik dengan masak porsi raksasa itu mengumumkan niatnya untuk pensiun dari YouTube.
Tak hanya itu, Bobon juga menyatakan akan melepas kanal YouTube miliknya yang kini hampir menyentuh 18 juta pelanggan.
Kanal tersebut ditawarkannya dengan nilai fantastis, yakni Rp 20 miliar.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Bobon melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis (5/2/2026).
“Tahun ini gw memutuskan untuk pensiun di platform YouTube. Akun hampir 18 juta pelanggan mau gw jual Rp 20 miliar.
Semoga laku segera ya. Kalo belum laku gw tar pertimbangkan lagi gimana.. Makasih,” tulis Bobon Santoso.
Nama Bobon Santoso selama ini dikenal luas sebagai salah satu kreator kuliner terbesar di Indonesia.
Ia kerap menyajikan konten memasak dengan konsep ekstrem, mulai dari olahan daging berukuran raksasa hingga aksi masak di ruang terbuka dengan skala besar.
Gaya kontennya yang unik membuat kanal YouTube Bobon berkembang pesat, dengan sejumlah video menembus jutaan penonton dan berulang kali masuk daftar trending.
Kanal tersebut pun masuk jajaran akun kuliner dengan jumlah subscriber terbanyak di Tanah Air.
Fenomena menjual kanal YouTube sebenarnya bukan kali pertama terjadi.
Sebelumnya, kreator konten Farida Nurhan juga mengumumkan akan meninggalkan YouTube dan menjual kanalnya yang telah dikelola sejak 2017.
Akun Farida Nurhan yang memiliki sekitar 5,3 juta pelanggan disebut akan dilepas dengan harga Rp 10 miliar.
Kreator yang akrab disapa Omay itu juga menyatakan akan beralih fokus ke platform TikTok.
Meski telah mengumumkan harga jual, Bobon Santoso belum membeberkan detail mekanisme penjualan kanalnya.
Ia belum menjelaskan apakah penawaran tersebut dilakukan secara terbuka atau melalui pihak tertentu, maupun alasan spesifik di balik keputusannya untuk pensiun dari YouTube.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah kanal tersebut benar-benar akan dilepas sepenuhnya atau hanya dialihkan pengelolaannya.
Sebagai catatan, kebijakan YouTube pada dasarnya membatasi praktik jual-beli akun karena menyangkut kepemilikan, keamanan, dan verifikasi kanal.
Proses pengalihan biasanya harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh platform.
Unggahan Bobon pun langsung memicu beragam reaksi warganet. Sebagian mengaku terkejut, sementara lainnya menduga langkah tersebut hanyalah strategi atau eksperimen sosial.
Ada pula yang menilai banderol Rp 20 miliar terlalu tinggi, meski jumlah pelanggan kanalnya tergolong sangat besar.
Sampai berita ini ditulis, Bobon Santoso belum memberikan keterangan lanjutan terkait rencana pensiun maupun penjualan kanal YouTube miliknya.


0 Response to "Bertahun-tahun konten ekstrem, Bobon Santoso pilih pensiun dari YouTube, 18 juta subs dijual Rp20 M"
Posting Komentar