Gula Stevia Lebih Sehat Dibanding Gula Pasir, Apa Benar?
Stevia dikenal sebagai pemanis alami. Rasanya 300 kali lebih manis dibandingkan gula pasir.
Meski terasa sangat manis, stevia justru disebut-sebut sebagai opsi pemanis yang lebih sehat dibandingkan gula pasir. Apakah benar?
"Stevia ini aman karena memang kandungannya diekstrak dari tanaman Stevia rebaudiana dan tanaman ini memberikan rasa manis tanpa gula tambahan," tutur ahli gizi bersertifikat Mac-Nutrition Uni, Alvina Olivia, dalam konferensi pers Cimory No Added Sugar
"Jadi hanya sedikit, tidak terhitunglah kalorinya. Kalau dibandingkan dengan gula pasir, tentunya beda ya," sambung dia.
Sebab, berbeda dengan stevia yang hampir bebas kalori, gula pasir mengandung kalori yang cukup tinggi.
"Tapi balik lagi, gula bukan berarti buruk, tetapi perlu diwaspadai saja agar konsumsinya tidak berlebihan," kata Alvina.
Adapun batas konsumsi gula harian yang dianjurkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak lebih dari 50 gram atau setara 4–5 sendok makan per hari.
Apakah stevia lebih baik dibanding gula pasir?
Dilansir dari Healthline, stevia termasuk alternatif gula yang baik bagi penggiat diet rendah kalori atau rendah karbohidrat.
Mengganti gula pasir dengan stevia berpengaruh pada kadar gula darah yang lebih rendah karena dua jenis pemanis ini memiliki indeks glikemik berbeda.
Indeks glikemik merupakan ukuran yang dipakai untuk mengetahui seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat, dapat meningkatkan kadar gulal darah (glukosa) setelah dikonsumsi.
Untuk diketahui, indeks glikemik gula pasir berkisar 65-100 sehingga menyebabkan lonjakan gula darah terjadi dalam waktu cepat.
Sebaliknya, stevia tidak mengandung zat apa pun yang berkaitan dengan gula darah sehingga memiliki indeks glikemik nol.
Jadi, berbeda dengan gula pasir, meskipun terasa sangat manis, mengonsumsi stevia tidak akan menambah kalori maupun karbohidrat.


0 Response to "Gula Stevia Lebih Sehat Dibanding Gula Pasir, Apa Benar?"
Posting Komentar