AS sebut solusi "zona percontohan" jadi satu-satunya jalan damai Israel-Lebanon
Pemerintah Amerika Serikat secara terbuka menyalahkan kelompok milisi Hizbullah atas masih bertahannya pasukan militer Israel di wilayah Lebanon. Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS saat memberikan keterangan kepada Al Jazeera.
Dalam wawancara tersebut, pejabat Washington melabeli Hizbullah sebagai ganjalan terbesar yang menghambat proses pemulihan ekonomi Lebanon yang kian terpuruk. Guna mengurai kebuntuan, pihak AS terus mendorong pelaksanaan skema "zona percontohan".
Melalui program transisi ini, pasukan tentara Israel diwajibkan menarik diri secara bertahap dari sejumlah area strategis untuk kemudian digantikan oleh angkatan bersenjata resmi Lebanon—upaya yang dinilai AS sebagai satu-satunya jalan realistis menuju perdamaian abadi.
Sikap keras Gedung Putih ini mengemuka pasca-insiden berdarah di Lebanon selatan. Gelombang serangan udara Israel di kawasan tersebut menewaskan sedikitnya 11 warga lokal, menandai eskalasi konflik paling mematikan sejak kesepakatan kerangka kerja damai yang difasilitasi AS ditandatangani pada Juni lalu.

0 Response to "AS sebut solusi "zona percontohan" jadi satu-satunya jalan damai Israel-Lebanon"
Posting Komentar