Pasang Iklan Gratis

Jenis Kepribadian Orang yang Selalu Datang Awal atau Malah Selalu Terlambat

  Setiap orang mempunyai kepribadian masing-masing, berbeda satu dengan yang lain. Hal itu membuat keberagaman sikap rekan atau teman kerja.

Perilaku harian yang dilakukan seseorang, dapat mencerminkan kepribadian apa yang dimilikinya. Termasuk kebiasaan selalu datang awal ke tempat kerja atau agenda pertemuan tertentu.

Misalnya, ketika Anda adalah orang yang selalu datang 15 menit lebih awal ke setiap janji atau berdiri canggung di luar kafe sebelum lainnya tiba.

Psikologi menunjukkan, bahwa “selalu datang awal” bisa mencerminkan kepribadian terhadap aspek tertentu dalam bersosialisasi.

Begitu juga, jika Anda selalu molor atau datang terlambat menghadiri sebuah janji temu.

Lantas, kepribadian apa saja yang dimiliki oleh seseorang yang selalu datang lebih awal atau justru selalu molor?

Jenis kepribadian orang yang selalu datang awal

Dikutip dari Valley Vanguard, Minggu (28/9/2025), berikut ini jenis kepribadian Anda jika selalu datang awal:

1. Ingin rasa aman secara emosional

Datang tepat waktu umumnya dianggap sebagai sikap baik. Namun selalu datang lebih awal secara konsisten dan obsesif, mungkin lebih dari sekadar sopan santun.

Para psikolog berpendapat bahwa hal itu bisa jadi bermula dari keinginan untuk mengendalikan waktu. Lebih tepatnya, untuk mengelola ketidakpastian hidup.

Ketika dunia dirasa kacau, datang lebih awal menawarkan rasa “penguasaan” yang kecil namun memuaskan.

Jurnalis dan penulis psikologi Oliver Burkeman menilai, perilaku semacam itu mungkin merupakan cara melindungi diri dari ketidaknyamanan akibat ketidakpastian.

Sehingga datang lebih awal bukan hanya tentang bersikap sopan, namun menciptakan rasa aman secara emosional bagi seseorang.

2. Ingin manajemen citra baik

Datang tepat waktu atau bahkan lebih awal, menjadi tanda bahwa individu ingin disukai. Kondisi itu menjadi tanda keinginan untuk saling menghargai waktu.

Di dunia ketika keterlambatan dapat berarti sebagai kecerobohan atau ketidakhormatan, datang lebih awal menjadi bentuk manajemen citra.

Individu yang cenderung menyenangkan orang lain, mungkin menggunakan ketepatan waktu sebagai “perisai”.

Maksudnya, individu berharap perilaku itu membuatnya diterima atau melindungi diri dari adanya potensi kritik.

Sehingga, kondisi seperti itu umumnya terjadi antara individu yang takut dengan adanya konfrontasi atau konflik. Bahkan, individu tersebut kadang akan secara proaktif meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi.

3. Ingin menunjukkan disiplin tinggi

Individu yang terbiasa bangun lebih pagi hingga datang lebih awal sering menunjukkan tingkat disiplin diri tinggi.

Dirinya mengatur hari-harinya untuk mengantisipasi keterlambatan. Pandangan ke depan miliknya sering kali terwujud dalam rasa selalu “siap”.

Namun fokus yang berlebihan terhadap waktu, dapat menyebabkan kekakuan, terutama ketika orang lain tidak memiliki urgensi yang sama.

Kemudian, sikap itu membuat frustrasi atau bahkan rasa dendam ketika menunggu orang yang terlambat.

Ketika ketepatan waktu menjadi sumber kebanggaan, keterlambatan dapat terasa seperti penghinaan pribadi, bahkan jika itu hanya karena macet atau kereta yang terlambat.

Hal itu mengingatkan bahwa meskipun disiplin waktu diapresiasi, sedikit fleksibilitas dapat membantu menjaga hubungan.

Jenis kepribadian mereka yang selalu datang telat

Dilansir dari BBC (11/2/2017), orang yang tidak tepat waktu hampir selalu dinilai negatif, salah satunya pemalas.

“Orang seperti ini mudah sekali dipersepsikan sebagai pribadi yang berantakan, kacau, kasar, atau tidak menghargai orang lain,” kata Harriet Mellotte, terapis CBT dan psikolog klinis di London.

Padahal faktanya, banyak orang yang sering terlambat sebenarnya cukup terorganisir dan ingin membuat teman, keluarga, dan atasan senang. Mereka sering kali sadar betul, bahkan juga malu, atas dampak keterlambatan mereka terhadap hubungan, reputasi, karier, dan keuangan.

Beberapa alasan keterlambatan mudah diterima, seperti kecelakaan atau sakit mendadak. Tapi banyak juga yang terdengar klise dan susah dipercaya, seperti jam tidur yang beda dengan orang kebanyakan.

Pakar mengatakan, sering terlambat mungkin terkait tipe kepribadian.

Menurut mereka, orang yang kerap terlambat datang biasanya memiliki ciri kepribadian tertentu seperti terlalu optimis, kurang mampu mengendalikan diri, cemas, atau bahkan suka mencari sensasi.

Perbedaan kepribadian juga bisa memengaruhi cara kita merasakan berlalunya waktu.

Pada tahun 2001, Jeff Conte, profesor psikologi di San Diego State University, melakukan penelitian dengan membagi peserta menjadi dua kelompok, yaitu tipe A (ambisius, kompetitif) dan tipe B (kreatif, reflektif, suka bereksplorasi).

Ia meminta mereka memperkirakan kapan satu menit telah berlalu, tanpa melihat jam.

Hasilnya, peserta tipe A merasa satu menit berlalu setelah kira-kira 58 detik. Sedangkan tipe B baru merasa satu menit berlalu setelah sekitar 77 detik.

Hal inilah yang membuat seseorang selalu bisa datang tepat waktu, sedangkan yang lainnya selalu molor.

0 Response to "Jenis Kepribadian Orang yang Selalu Datang Awal atau Malah Selalu Terlambat"

Posting Komentar